Masjid Istiqlal Bandarjaya Sementara Ditutup

Bupati Lampung Tengah: Loekman, memimpin penutupan Masjid istiqlal Bandarjaya. Foto Humas Pemkab


Pemkab Lampung Tengah menutup sementara Masjid Istiqlal Bandarjaya. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19 di Lampung Tengah.

Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto mengatakan, selama ini areal Masjid Istiqlal digunakan oleh banyak orang, baik warga setempat maupun pengendara yang mampir untuk beribadah.
Dengan terpaksa, menurut Bupati, untuk sementara seluruh kegiatan di Masjid Istiqlal ditiadakan, dan areal masjid ditutup.

"Tidak boleh ada kendaraan masuk parkir, maupun kegiatan di masjid. Dengan berat hati kami tutup sementara untuk kebaikan bersama," kata Bupati Loekman yang terjun langsung memimpin penutupan, Rabu, 6 Mei 2020.

Bupati meminta warga yang memiliki kendaraan di areal masjid, segera membawa keluar kendaraannya. Sementara warga sekitar yang ada di masjid diminta untuk kembali ke rumah masing-masing.

"Sementara tidak ada aktivitas warga dari manapun. Tadi saya lihat masih banyak kendaraan terparkir, maka kami minta untuk keluar. Tindakan ini terpaksa, karena ada peningkatan kasus di Lamteng," tambahnya.

Bupati juga meminta agar masyarakat menyadari dan mendukung penuh upaya pemerintah.

"Saya sudah minta Kapolsek Terbanggibesar dan Sat.Pol PP untuk melakukan penjagaan dan terus memberikan imbauan kepada masyarakat," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun lampost.co, selain dua kasus positif di Anak Tuha dan Bandar Mataram, beredar kabar ada dua penambahan kasus baru, yakni dari Adijaya dan Bandarjaya Barat.
Satu pasien baru yang terpapar dari Kampung Adijaya, Kecamatan Terbanggibesar adalah jamaah tablig akbar usai pulang dari Gowa Sulawesi Selatan.
Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi resmi dari tim gugus tugas penanganan covid-19.


Dikutip dari: lampost.co
EDITOR: MOH ANWAR MUNAWAR ALBANTANI

Pasien Positif Corona di Banten Jadi 5 Orang, 1 yang Meninggal Warga Pondok Aren

SERANG, KOMPAS.com - Gubernur Banten Wahidin Halim mengumumkan jumlah pasien positif virus corona atau Covid-19 di wilayah Provinsi Banten bertambah menjadi lima orang.
Satu di antaranya meninggal dunia.
Pengumuman tersebut dipublikasikan dalam akun Instagram pribadinya, Senin (16/3/2020) malam.

"Gubernur Banten mengabarkan kepada masyarakat bahwa positif terkena virus corona lima orang di Banten," kata Wahidin.
Lima orang positif corona tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni dua orang di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Kemudian, satu orang di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang; dan satu orang di Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Adapun satu orang lainnya di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan.
"Dari lima orang itu, yang positif terkena virus satu orang dari Pondok Aren meninggal dunia," ujar Wahidin.

Wahidin meminta masyarakat untuk tetap tenang menghadapi situasi saat ini.
Mantan Wali Kota Tangerang tersebut mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah jika dirasa tidak perlu.
Kemudian, Wahidin meminta masyarakat menghindari tempat-tempat umum yang kemungkinan besar berpotensi menjadi lokasi penyebaran virus.

"Perbanyak asupan gizi supaya kita tetap sehat, selanjutnya saya kira banyak bermohon, berdoa kepada Allah SWT," kata dia.

Terkait penyebaran virus corona ini, Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
Menyusul status tersebut, sekolah-sekolah diliburkan dan masyarakat diimbau untuk tidak melakukan banyak kegiatan di luar rumah.

Polres Lamtim Grebek Arena Judi Sabung Ayam dan Koprok

Jajaran Polres Lampung Timur dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Wawan Setiawan menggerebek arena judi koprok dan sabung ayam, di Desa Brajasakti, Kecamatan Way Jepara, , Minggu, 9 Februari 2020.

Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan, melalui Kasat Reskrim AKP Faria Arista, Senin, 10 Februari 2020 menjelaskan penggerebekan tersebut dilakukan setelah pihak Polres Lamtim mendapatkan informsi dari masyarakat.
Dimana informasi yang diterima dari masyarakat menyebutkan bahwa di lokasi tersebut kerap dijadikan sebagai arena judi sabung ayam dan judi koprok.

Berbekal informasi itu kata AKP Faria, jajaran Polres Lamtim yang langsung dipimpin oleh Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan, Minggu, 9 Februari 2020 melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam dan judi koprok tersebut.

Saat dilakukan penggerebekan lanjut AKP Faria, petugas dapat mengamankan lima warga yang diduga sebagai pemain judi sabung ayam atau judi koprok.
Selain itu juga diamankan sejumlah barang bukti antara lain, 85 unit sepeda motor berbagai merk, dua gelanggang arena sabung ayam, tujuh ekor ayam jantan aduan, serta satu set peralatan judi koprok beserta uang tunai sejumlah Rp360 ribu.

Ditambahkan oleh AKP Faria, lima warga serta sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan judi sabung ayam dan judi koprok tersebut kini seluruhnya diamankan di Mapolres Lamtim.

“Lima warga serta barang bukti dari lokasi perjudian itu sudah kami amankan di Mapolres Lamtim. Sampai saat ini kami masih terus mengembangkan penyidikan atas kasus ini,” tambah AKP Faria.

Widget